|

Kelola Anggaran PKK secara Transparan!

Ketua TPP-PKK Provinsi Sumut, Hj Nawal Lubis, menyapa sejumah kader PKK saat berkunjung ke Kota Gunungsitoli, Rabu (14/09/2022). Foto Ist

Gunungsitoli- Ketua Tim Penggerak Permberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut), Hj Nawal Lubis mengingatkan para kader PKK untuk mengelola anggaran secara transparan. 

"Anggaran PKK berasal dari uang rakyat dan akan kita kembalikan kepada masyarakat melalui program terbaik PKK," tegasnya saat bersama Tim PKK Sumut melakukan monitoring PKK Kota Gunungsitoli dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) di Resto Umbu Kaliki, Jalan Yos Sudarso Ujung, Ombolata Ulu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Rabu (14/09/2022).

Ia mengemukakan, kegiatan PKK bertujuan untuk membangun masyarakat yang mandiri, sehingga tercipta kesejahteraan keluarga. Selain mengelola anggaran secara transparan, kader PKK juga harus mampu menyikapi perubahan berbasis teknologi dan tuntutan kreativitas dan inovasi. 

"Kader PKK harus memilki pola perencanaan, pembinaan dan pelaksanaan program kerja TP PKK, sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat," ujar Hj Nawal Lubis.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli, Tini Lakhomizaro Zebua, melaporkan, PKK Gunungsitoli sudah menerapkan pola rentang kendali 6-9-12 di 98 desa, 3 kelurahan dan 6 kecamatan, untuk menyukseskan 10 program PKK. 

"PKK Gunungsitoli sudah memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen PKK Ginungsitoli (Simponi) dan sistem informasi potensi (Siprodes) yang telah digunakan di Desa Hilimbswodesolo, sehingga mendukung percepatan pendataan 10 program pokok PKK, jumlah warga binaan secara cepat tepat dan akurat," urai Tini. 

Pada tahun ini, pihaknya juga mengikuti dua perlombaan yang siap dievaluasi pihak PTKK Sumut, yakni Lomba Tertib Administrasi PKK dan Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Untuk itu, diharapkan bimbingan dan saran untuk maju ke level yang lebih tinggi.

Sementara, Sekretaris DaerahKota Gunungsitoli, Oimonaha Waruwu, mengklaim, keberadaan PKK bukan hanya pelengkap, melainkan sebagai mitra dalam membangun Kota Gunungsitoli. 

“Kita harus jujur keberadaan PKK di semua level baik desa, kecamatan dan kota, benar-benar bekerja untuk membangun sebuah wilayah tanpa pamrih," tuturnya.

Ia berharap, kehadiran tim monitoring merupakan kesempatan untuk perbaikan bagi PKK di Kota Gunungsitoli kedepannya.

Tampak hadir pada kesempatan itu, Ketua I TP PKK Kota Gunungsitoli Veni Sowa'a Laoli, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Suherman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Hendra Dermawan Siregar, Sekretaris TP PKK Sumut, Reza Vahlevi Lubis beserta pengurus PKK Sumut dan Gunungsitoli. Van

Komentar

Berita Terkini