“Tumpukan sampah rumah tangga itu sangat mengganggu,” ungkap Ketua BKTW Sejahtera, H Riduan, sembari mengarahkan telunjuknya ke tumpukan sampah di akses masuk dari Jalan Karya Utama Gang Utama VIII, Minggu (28/06/2026) pagi.
Dijelaskannya, pihak BKTW Sejahtera mengelola tanah wakaf untuk pemakaman di dua lokasi, masing-masing di Gang Wakaf dan di Gang Utama VIII yang berada di belakang Masjid Al Munawwaroh. Namun, pemakaman di Gang Wakaf telah penuh, sehingga pengelola mulai memanfaatkan lahan yang di Gang Utama VIII, sejak beberapa bulan terakhir.
“Kita mulai melakukan pembersihan di tanah wakaf ini sejak beberapa bulan terakhir, karena sudah ada dua warga yang meninggal dunia dikuburkan di tempat ini, dan hari ini, ada satu warga lagi yang mau dikuburkan,” papar Riduan yang saat itu didampingi unsur pengurus BKTW Sejahtera, Amran SP.
Pihaknya juga telah melakukan pendekatan persuasif kepada warga yang bermukim di sekitar lokasi pemakaman agar tidak membuang sampah rumah-tangganya ke tanah wakaf tersebut. Ironisnya, tumpukan sampah masih tetap ada.
Riduan mengakui, keterbatasan dana mengakibatkan pihak BKTW Sejahtera belum optimal mengelola pemakaman seluas 5.000 meter persegi ini. Selain belum memiliki tembok pembatas dengan pemukiman warga, tiga akses jalan menuju pemakaman, masing-masing dari Gang Haji Muksin, Gang Utama VII dan Gang Utama VIII, juga masih membutuhkan perbaikan. Satu hal yang membuat areal pemakaman ini masih menjadi tempat pembuangan sampah warga setempat.
“Saat ini, kita mencoba untuk memanfaatkan lahan yang masih kosong dengan menanam tanaman buah dan ubi kayu, agar warga setempat bisa ikut tergerak menjaga kebersihan lokasi pemakaman ini,” sebutnya.
Minimnya kesadaran warga setempat terhadap kebersihan, dikecam Ketua Pengurus Cabang Al Washliyah Kecamatan Medan Johor, Zulham Nasution.
“Areal pemakaman bukan tempat pembuangan sampah,” tegasnya saat ditemui di Masjid Al Munawwaroh kawasan Jalan Karya Utama Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan.
Ia menyatakan, pihak aparat pemerintah setempat harus segera melakukan tindakan tegas terhadap warga yang masih membuang sampah di sembarang tempat.
“Pemerintah setempat harus peduli terhadap persoalan ini,” tukasnya.
Secara terpisah, Kepala Lingkungan IV yang membawahi wilayah pemakaman tersebut, M Ikbal, mengaku telah mengimbau warganya untuk tidak membuang sampah rumah tangga ke lahan tersebut.
“Kita sudah mengimbau warga untuk tidak lagi membuang sampah di lahan pemakaman itu, tapi tumpukan sampah tetap terjadi,” ucap Ikbal saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
Kendati demikian, ia mengklaim terus berupaya menyadarkan warga untuk menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing dengan tidak membuang sampah secara sembarangan. Fey
