![]() |
| Rospita Purba (baju hijau) mendengarkan penjelasan pihak manajemen seputar produk yang bisa dipajang di ritel modern, Sabtu (01/08/2026). Foto Ist |
Istri dari Wakil Bupati Simalungun periode 2025-2030, Benny Gusman Sinaga, ini memang telah berkomitmen untuk mendorong produk UMKM lokal agar lebih dikenal masyarakat luas. Ia turun langsung menemui kelompok tani dan pelaku UMKM di berbagai kecamatan di Simalungun. Tujuannya untuk menjembatani aspirasi, solusi, serta promosi produk olahan pangan dan kerajinan khas desa agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
"Kerja sama dengan toko ritel menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan daya saing UMKM karena harus memenuhi standar kualitas, kemasan, serta perizinan," sebutnya, dalam suatu kesempatan.
Ditegaskan, pihaknya berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM Simalungun agar mampu berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Tanpa ragu, Rospita mendatangi sejumlah ritel modern di Kota Pematangsiantar, demi memperkenalkan produk UMKM asal Simalungun. Salah satunya, Toko ASLI di Jalan Merdeka No. 67 Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (01/08/2026).
"Kami berharap, Toko ASLI bisa menjadi mitra yang mendukung produk UMKM Simalungun, bahkan, ada galeri khusus untuk memajang produk UMKM Simalungun, sehingga masyarakat tertarik membelinya," papar ibu dari Sharon Mirielle Benetta Sinaga, ini saat memperkenalkan beragam produk UMKM Simalungun kepada pihak manajamen Toko ASLI.
Bak gayung bersambut, Owner Toko ASLI, Silvia, mengklaim, pihak toko terbuka terhadap produk lokal, selama memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
"Kami biasanya memilih produk yang paling bagus, melalui proses seleksi atau sortir, agar kualitasnya tetap terjaga sebelum dipasarkan kepada konsumen," tuturnya.
Khusus beberapa jenis produk, pihaknya dapat menerima dalam jumlah besar atau sistem pembelian kiloan untuk kemudian dikemas kembali sesuai kebutuhan pemasaran. Selain itu, produk UMKM juga dapat dijual langsung menggunakan merek milik pelaku UMKM.
"Kami bisa melakukan pengemasan sendiri untuk produk tertentu, tetapi kami juga dapat menjual produk dengan merek UMKM masing-masing. Jadi, peluangnya cukup terbuka bagi pelaku usaha," urainya lantas menambahkan, Toko ASLI lebih memprioritaskan produk makanan kering karena memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan makanan basah atau produk yang mudah rusak.
Silvia mengakui, hingga saat ini belum ada produk UMKM asal Kabupaten Simalungun yang dipasarkan di Toko ASLI. Pihaknya berharap, pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang bisa membuka jalan bagi produk lokal Simalungun untuk masuk ke pasar ritel.
Sehari sebelumnya, yakni Jumat (31/07/2026), sambutan positif juga diberikan pihak manajemen Irian Supermarket & Departement Store, saat Rospita Purba berkunjung ke ritel tersebut di Jalan Gereja No. 38, Kelurahan Nagahuta Timur Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar. Pihak manajemen Irian Supermarket, diwakili Manager Marketing Irian Group, Eka Surya Kesuma, dan Merchandiser Head Office, Cut Silvia, bahkan menawarkan penyelenggaraan pameran khusus UMKM Simalungun selama satu minggu.
"Bila produk UMKM Simalungun itu mendapat respons positif dari pasar, manajemen Irian Group membuka peluang untuk memasarkannya ke jaringan 11 cabang di berbagai daerah di Sumatera Utara," ujar Eka Surya Kesuma.
Kegigihan Rospita Purba mendorong produk UMKM lokal agar lebih dikenal masyarakat, mulai memperlihatkan titik terang. Perlahan tapi pasti, akses pasar mulai terbuka. Pemikirannya hanya sederhana, bila penjualan produk UMKM meningkat dengan semakin luasnya akses pemasaran, kesejahteraan para pelaku UMKM akan meningkat. Konsekuensi dari itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Simalungun dapat terus berkembang melalui pemberdayaan usaha masyarakat. Fey
