 |
| Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Fariz H Hutagalung mengoperasikan mesin panen padi di lahan pertanaman yang dikelola UPTD Benih Induk Padi Tanjungmorawa, Kamis (26/03/2026). Foto Ist |
Tanjungmorawa- Pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Benih Induk Padi Tanjungmorawa terus berupaya memproduksi benih padi berkualitas untuk para petani.
"Hari ini, kita kembali melakukan panen padi yang nantinya dijadikan benih berlabel Ungu untuk para penangkar, sebelum dijual ke petani," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sumatera Utara, Fariz H Hutagalung, usai panen padi di lahan pertanaman UPTD Benih Induk Padi Tanjungmorawa, kawasan Jalan lintas sumatera Medan-Lubukpakam Km 24, Tanjungmorawa, Kamis (26/03/2026) pagi.
Dikemukakannya, benih padi varietas Inpari 32 HDB (Hawar Daun Bakteri atau Kresek, red) yang ditanam di lahan seluas 11 Hektar (Ha) sejak Desember 2025 lalu ini, untuk persediaan benih padi para petani pada musim tanam mendatang.
"Hari ini kita panen di areal seluas 4 hektar. Waktu bulan puasa kemarin, kita sudah panen 3 hektar dan minggu depan 4 hektar lagi yang akan dipanen," tuturnya.
 |
| Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Fariz H Hutagalung (kiri) mendengarkan penjelasan Kepala UPTD BIP Tanjungmorawa, Roedy Fahrizal, sebelum kegiatan panen padi, Kamis (26/03/2026). Foto Ist |
Sementara, Kepala UPTD BIP Tanjungmorawa, Roedy Fahrizal, menyatakan, varietas Inpari 32 HDB dipilih karena telah menjadi primadona petani. Selain tahan terhadap serangan penyakit kresek, lanjutnya, varietas ini memiliki umur berkisar 116-120 Hari Setelah Sebar, memiliki potensi hasil tinggi hingga mencapai 8,4-9 ton/ha, anakan produktif banyak, serta rasa nasi pulen.
"Kita menanam varietas padi untuk dijadikan bibit sesuai dengan yang disukai para petani," ujar Roedy yang saat itu didampingi Kepala Tata Usaha, Aulia, Kepala Seksi Pelayanan Teknis, Rony Permadi dan Kepala Seksi Produksi Agus Siregar.
Pihaknya menargetkan, lahan pertanaman seluas 11 Ha tersebut akan mampu menghasilkan 38,5 ton benih padi, dengan asumsi, per hektar memproduksi sekira 3,5 ton benih padi.
"Mudah-mudahan cuaca dan iklim mendukung pertanaman ini sehingga target kita bisa tercapai," pungkasnya.
 |
| Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Fariz H Hutagalung, mendengarkan penjelasan seputar proses paska panen padi menjadi benih di gudang UPTD BIP Tanjungmorawa, Kamis (26/03/2026). Foto Ist |
Tampak hadir pada kegiatan tersebut, sejumlah pejabat eselon III lingkup Dinas Pertanian dan Ketapang Sumut, diantaranya Sekretaris Dinas, Yusfahri Perangin-angin, Kepala Bidang Sarana Prasarana Pertanian, Heru Suwondo, Kepala Bidang Hortikultura, Lambok Turnip, Kepala UPTD PTPH dan PMKP, H Marino dan Kepala UPTD Tanaman Palawija Tanjung Selamat, Minarni. Fey