|

BKM Al Munawwaroh Gelar Nuzulul Qur'an

Sebagian warga kawasan Jalan Karya Utama Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, foto bersama dengan Ustad Drs H Khaidir Lubis, usai Peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Al Munawwaroh, Sabtu (07/93/2026) malam. Foto Fey 
Medan- Seratusan warga di kawasan Jalan Karya Utama Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor, Kota Medan menghadiri peringatan Nuzulul Qur-an yang digelar pihak Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Munawwaroh, Sabtu (07/03/2026) malam.

Ketua BKM Al Munawwaroh, Fahrizal SE, dalam sambutannya menyatakan, peringatan Nuzulul Quran diharapkan membawa keberkahan sekaligus memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. 

"Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup," imbaunya dihadapan seratusan warga kawasan Jalan Karya Utama Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Pada kesempatan itu, Fahrizal juga menjelaskan, pihak BKM Al Munawwaroh telah memiliki Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) sejak tahun 2024 yang dibentuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memudahkan penghimpunan dan penyaluran zakat, infak dan sedekah. Nantinya, UPZ membantu memaksimalkan tata kelola zakat secara profesional, aman syar'i, dan aman regulasi. 

"Kita akan menerima zakat dari berbagai pihak mulai sepuluh hari terakhir Ramadan 1447 Hijriah," paparnya.

Penasihat BKM Al Munawwaroh, H Irham Kasmir, menyambut positif kegiatan Nuzulul Qur'an yang berlangsung pada malam ke-18 Ramadan 1447 H. Kendati terlambat, namun hal itu diharapkan tidak mengurangi makna peringatan Nuzulul Qur'an yang telah menjadi agenda rutin pihak BKM Al Munawwaroh setiap tahun.

"Mari kita tingkatkan amal ibadah selama Ramadan, baik sholat berjamaah di Masjid maupun merutinkan membaca Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Sementara, Drs H Khaidir Lubis dalam tausyiahnya mengingatkan para jamaah untuk memaknai Al-Quran sebagai petunjuk yang relevan bagi seluruh umat manusia.

"Al-Qur’an diturunkan Allah SWT untuk memberikan pedoman hidup dan petunjuk bagi seluruh manusia agar bisa mengetahui serta dapat membedakan perkara yang baik dan buruk serta memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat," tuturnya.

Dikemukakan, peristiwa Nuzulul Quran terjadi pada malam Jumat, 17 Ramadan di Gua Hira pada tahun ke-41 dari sejak kelahiran Nabi Muhammad SAW. Wahyu pertama, yakni Surat Al-'Alaq ayat 1-5, menjadikan malam Nuzulul Quran memiliki banyak keistimewaan. 

"Dulu, Kelurahan Pangkalan Masyhur ini banyak melahirkan qori-qoriah yang andal di Kota Medan. Mudah-mudahan momen peringatan Nuzulul Qur'an pada Ramadan tahun ini bisa menjadikan masyarakat semakin mencintai Al-Qur'an," harapnya. Fey



Komentar

Berita Terkini