|

Sandiaga Uno Sosialisasi Kartu Prakerja di Parapat

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno menyosialisasikan Kartu Prakerja di Inna Hotel Parapat, Jumat (26/03/2021). Foto Effendy Bakkara

Parapat- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno membuka Pendaftaran dan Pendampingan Program Kartu Prakerja di Inna Hotel Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (26/03/2021).

Menurutnya, Kartu Prakerja ini merupakan salah satu program Kementerian Perekonomian bekerja sama dengan pihak PT BNI (perser) Tbk untuk membangkitkan semangat para pelaku parekraf, termasuk di sekitar Destinasi Pariwisata Super Prioritas kawasan Danau Toba, agar tetap berkarya di tengah pandemi Covid-19. Ia berharap, program tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan usaha.

"Program Kartu Prakerja ini diharapkan mampu membangkitkan semangat para pelaku ekonomi kreatif akibat terdampak pandemi Covid-19," ujar Sandiaga Uno.

Ia mengklaim, sebanyak 5,5 juta masyarakat Indonesia telah merasakan manfaat Kartu Prakerja itu. Apalagi, kata Sandiaga, pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan data pihak Badan Pusat Statistik, sebanyak 35 juta jiwa menggantungkan hidupnya dari sektor pariwisata.  

"Selama pandemi Covid-19, banyak tenaga kerja yang dirumahkan atau pun di PHK. Berkat Kartu Prakerja, masyarakat tetap tangguh," tegasnya lantas menambahkan, program tersebut mampu memupuk semangat sekaligus memberikan motivasi kepada para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Sandiaga mengklaim, para pelaku ekonomi kreatif bakal mendapatkan beragam manfaat dari Kartu Prakerja. Selain mendapatkan pelatihan berikut insentif, para penerima program ini juga akan menikmati program KUR Super Mikro yang disediakan perbankan untuk modal kerja. Tidka hanya itu, lanjutnya, program Kartu Prakerja juga membuka peluang untuk meningkatkan kompetensi dan membuka usaha baru serta menciptakan lapangan pekerjaan.

"Program ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa di sekitar Danau Toba," tukasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif PMO Program Kartu Prakerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Denni Puspa Purbasari, menjelaskan, terdapat 1.000 jenis pelatihan di Program Kartu Prakerja yang menjangkau 514 kabupaten/kota dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 5,5 juta masyarakat pada tahun 2020. Disebutkannya, Kartu Prakerja bukan program bantuan sosial murni, sehingga masyarakat diharapkan bisa mengambil manfaat untuk meningkatkan pelatihan kemampuan.

"Bantu kawan-kawan yang lain, dorong mereka untuk mendaftar Kartu Prakerja, karena mendaftarnya cukup mudah, hanya memerlukan waktu 20 menit," sebutnya.

Turut hadir pada kesempatan itu diantaranya, pejabat Utama PT BNI (persero), K Yulianto, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, Dandim 0207 Simalungun, Letkol (Inf) Roly Souhoka. Effendy Bakkara

Komentar

Berita Terkini