|

Dinas Ketapang TPH Sumut Upayakan Subsidi di GPM

Plt Kadis Ketapang TPH Sumut, H Timur Tumanggor (kemeja batik), mendengarkan penjelasan seputar harga cabai merah dari Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Ahmad Fauzan, saat meninjau pelaksanaan GPM di halaman depan kantor dinas tersebut, kawasan Jalan AH Nasution Medan, Jumat (27/02/2026). Foto Fey
Medan-  Pihak Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Ketapang TPH) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya menjadikan Gerakan Pangan Murah sebagai pilihan utama masyarakat. Menyubsidi biaya pengangkutan, menjadi salah satu cara agar bahan pangan yang dijual semakin murah.

"Kita segera pikirkan cara agar bisa menyubsidi biaya transport, sehingga harga yang ditawarkan kepada masyarakat bisa lebih murah lagi," papar Plt Kepala Dinas Ketapang TPH Sumut, H Timur Tumanggor, saat berdialog dengan seorang penjaga Stan Bulog yang berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman depan institusi pemerintahan tersebut, kawasan Jalan AH Nasution Medan, Jumat (27/02/2026). 

Diakuinya, saat ini harga sejumlah bahan pokok yang dijual dalam pelaksanaan GPM masih di bawah harga pasar. Salah satunya, beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, red) yang dibanderol Rp59 ribu untuk kemasan 5 Kg, dari Harga Eceran Tertinggi (HET) di Sumut senilai Rp13.100 per kg, setara Rp65.500 per 5 Kg. Begitu juga Minyakita yang dijual seharga Rp15.500 per liter, dari HET senilai Rp15.700 per liter.

"Kalau kita bisa menyubsidi biaya angkutnya, bahan pokok yang dijual pasti bisa lebih murah," tegas Timur Tumanggor yang saat itu didampingi Sekretaris Dinas, Yusfahri Perangin-angin, Kepala Bidang Hortikultura, Lambok Turnip, Kepala Bidang Sarana Prasarana, Heru Suwondo, Plh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Mugiono, Kepala Bidang Penyuluhan, Akmal Syahputra, Kepala UPTD PMP, Efendi Pane serta Kepala UPTD PTPH dan PMKP, H Marino.

Selain itu, pihaknya juga berupaya menggelar GPM secara rutin setiap hari Jumat agar semakin mendekatkan diri ke masyarakat yang membutuhkan bahan pangan berkualitas dan dengan harga terjangkau.

"Saat ini kita masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, utamanya Badan Pangan Nasional, agar GPM bisa dilaksanakan setiap hari Jumat di Kantor Dinas Ketapang TPH Provinsi Sumatera Utara," sebut Timur Tumanggor.

Kaum ibu tampak memadati stan telur ayam eropa yang dijual dengan harga bervariasi, mulai Rp1.500 per butir hingga Rp2.100 per butir. Foto Fey
Ditemui disela-sela kegiatan, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketapang TPH Sumut, Ahmad Fauzan, menyatakan, kehadiran GPM untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. 

"Memang ada beberapa komoditas pangan yang harganya masih relatif sama dengan dipasaran, tapi itu disebabkan oleh biaya pengangkutan sampai ke lokasi GPM," tuturnya yang hadir bersama Sub-Koordinator Distribusi dan Cadangan Pangan, Seri Ukur Sembiring dan sejawatnya, H Abdul Mutholib Damanik.

Sebelumnya, Pemimpin Kantor Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menyatakan, ketentuan harga beras SPHP di Sumut tetap mengacu pada HET senilai Rp13.100 per kilogram. Tapi, lanjutnya, harga jual di lapangan dapat menyesuaikan kebijakan masing-masing instansi dalam kerja sama tersebut.

"Silakan jual beras SPHP, sepanjang masih dalam batas HET," tukasnya, beberapa waktu lalu.

Budi Cahyanto mengklaim, pihaknya telah menyalurkan sebanyak 14.325 ton beras SPHP pada kurun waktu Januari hingga 21 Februari 2026, kepada sejumlah mitra guna menstabilkan harga beras di pasaran. Mitra dimaksud, seperti pelaksana program GPM, pengecer di pasar rakyat, gerai pangan binaan pemerintah daerah, serta badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang pangan. Ditargetkan, penyaluran beras SPHP di Sumatera Utara mencapai 89.861 ton hingga Desember 2026.

"Uuntuk Program GPM, kita bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten dan kota, sebagai bagian dari upaya pengendalian harga pangan, khususnya beras pada bulan Ramadan tahun ini," tandasnya. Fey

Plt Kadis Ketapang TPH Sumut, H Timur Tumanggor didampingi Sekretaris Dinas, Yusfahri Perangin-angin serta sejumlah pejabat eselon 3 dan 4 lingkup dinas tersebut, memperlihatkan beras SPHP dan Minyakita yang dijual murah pada kegiatan GPM di halaman kantor dinas tersebut, Jumat (27/02/2026). Foto Fey


Komentar

Berita Terkini