|

Isra' Mikraj Jadi Momen Kebangkitan Hirmal

Sejumlah pengurus BKM Al Munawwaroh bersama Ustad Taufik SHI MA, usai kegiatan Peringatan Isra' Mikraj di Masjid Al Munawwaroh, kawasan Jalan Karya Utama Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor, Sabtu (31/01/2026) malam. Foto Ist
Medan- Kegiatan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 di pelataran parkir Masjid Al Munawwaroh, Jalan Karya Utama No 1 Medan Johor, Sabtu (31/01/2026) malam, menjadi momen kebangkitan organisasi Himpunan Remaja Masjid Al Munawwaroh (Hirmal) yang sempat vakum selama setahun.

“Terima kasih atas kepercayaan pengurus BKM (Badan Kemakmuran Masjid, red) kepada anggota Hirmal untuk melaksanakan Peringatan Isra' Mi'raj malam ini,” ungkap Ketua Hirmal, Akmal Hakim At Tamimi, dihadapan para pengurus BKM, Kepala Lingkungan 2 Kelurahan Pangkalan Masyhur, Ibnu Hasyim, dan ratusan warga yang hadir pada kegiatan bertajuk ‘Semangat Nabi Muhammad SAW Menebar Empati Perkuat Silaturahmi'.

Ia juga berterima-kasih kepada berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan perdana Hirmal ini dan berharap mampu semakin mempererat silaturahmi warga ‘Kampung Dalam’ (sebutan untuk pemukiman di wilayah Jalan Karya Utama Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor ini, red).

Ketua BKM Al Munawwaroh, Fahrizal SE, mengapresiasi semangat yang diperlihatkan anggota Hirmal tersebut. Menurutnya, Hirmal sebagai bagian dari struktur organisasi Masjid, berfungsi mengorganisir kegiatan dalam upaya memakmurkan Masjid, syiar Islam dan pembinaan generasi muda.

“Hirmal yang berada dalam naungan BKM Al Munawwaroh harus mampu menjadi penggerak generasi muda untuk memakmurkan Masjid, sekaligus membina remaja agar berakhlak mulia melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial dan kemasyarakatan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Fahrizal memuji kreativitas para anggota Hirmal dalam menyusun materi yang ditampilkan dalam Peringatan Isra' Mikraj. 

“Tadi sudah kita saksikan penampilan dari anak-anak dan remaja, nanti kaum ibu juga ikut tampil melantunkan sholawat, sebelum mendengarkan tausyiah sebagai inti dari acara ini,” ujarnya lantas menyatakan kesiapan pihak BKM Al Munawwaroh mendukung kegiatan positif Hirmal.

Ustad Taufik SHI MA saat memberikan tausyiah dalam Peringatan Isra' Mikraj 1447H di Masjid Al Munawwaroh, kawasan Jalan Karya Utama Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor, Sabtu (31/01/2026) malam. Foto Fey
Sementara, Ustad Taufik SHI MA dalam tausyiahnya mengingatkan pentingnya menunaikan sholat bagi setiap insan muslim dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Isra' Mikraj ini bukan sekadar mengenang perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha dalam satu malam, tapi kewajiban menunaikan sholat,” tegasnya. 

Dikemukakan, peristiwa tersebut menegaskan keimanan, ketaatan dan turunnya perintah sholat dari semula 50 kali dalam satu hari menjadi lima waktu, serta momentum muhasabah (introspeksi, red) diri untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat silaturahmi.

“Perbaiki sholatmu jika ingin Allah memperbaiki hidupmu,” tegas Ustad Taufik.

Ia berharap, peringatan Isra' Mikraj menjadi momen setiap insan muslim untuk memperbaiki sholatnya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Antusiasme warga kawasan Jalan Karya Utama Medan menghadiri Peringatan Isra' Mikraj 1447H di Masjid Al Munawwaroh, Sabtu (31/01/2026) malam. Foto Ist
Berdasarkan pengamatan, kegiatan diawali lantunan Surat Al Isra' dari M Daffa Alfatah, yang dilanjutkan pembacaan sari tilawah oleh Rahmi. Kegiatan bertambah semarak saat pihak pengurus BKM memberikan uang tali asih kepada setiap peserta yang tampil di pentas. 

“Ini murni sumbangan dari para donatur, bukan menggunakan uang kas Masjid,” sebut anggota Dewan Pengawas BKM Al Munawwaroh, Amran SP, didampingi sejumlah pengurus, diantaranya Elpi Syahrin Pane, Riduan, Agustiar Amir, Dodi, dan Adin.

Ia mengklaim, selama ini uang kas hanya digunakan untuk kebutuhan operasional Masjid. Dicontohkannya pemasangan kanopi dan paving blok di halaman depan Masjid beberapa waktu lalu, uang yang digunakan berasal dari para donatur. Begitu juga untuk biaya operasional mobil Ambulan, dan lainnya seperti santunan rutin untuk yatim piatu.

“Kita sudah sediakan kotak amal untuk masing-masing operasional itu di Masjid,” tandasnya. Fey














Komentar

Berita Terkini