|

2026, Petani Karo Terima 68 Ton Benih Jagung Maxxi 2

Suasana penyerahan bantuan benih jagung hibrida Maxxi 2 di Jambur Lau Baleng, Kabupaten Karo, Kamis (10/09/2026) siang. Foto Fey
Lau Baleng- Para petani di Kecamatan Tiga Binanga, Lau Baleng dan Mardinding,  Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, kembali menerima bantuan benih jagung hibrida unggulan Maxxi 2 dari pemerintah, di Tahun Anggaran 2026. 

“Tahun ini, total bantuan benih jagung Maxxi untuk petani Karo berkisar 68.088 kilogram,” papar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba, saat turun langsung memantau kegiatan penyaluran bantuan benih jagung Maxxi kepada perwakilan kelompok tani (poktan) penerima, di Jambur Lau Baleng, Kamis (10/09/2026) siang. 

Di Kecamatan Tiga Binanga, lanjutnya, sejumlah poktan di Desa Gunung menerima bantuan benih sebanyak 2.415 kg dan Desa Tiga Binanga sebanyak 4.932 kg. Berbeda dua kecamatan lainnya, yakni Lau Baleng dan Mardinding yang mendapatkan bantuan benih Maxxi 2 lebih banyak. 

“Untuk Kecamatan Lau Baleng, poktan penerima ada di sembilan desa dengan total bantuan sebanyak 29.640 kilogram, dan di Kecamatan Mardinding, poktan di sembilan desa menerima benih jagung Maxxi 2 sebanyak 31.095 kilogram,” tuturnya yang saat itu didampingi Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian Karo, Jalisman Purba. 

Sales Marketing PT Maxxi Agri Indonesia Area Karo, Hery Supriadi, yang turut hadir pada kesempatan itu menyatakan, benih Maxxi 2 memiliki sejumlah keunggulan, diantaranya tahan terhadap penyakit bulai dan busuk batang, tahan kekeringan, serta hasil panen lebih banyak karena tongkol yang seragam dengan baris biji banyak hingga ke ujung tongkol. 

"Benih ini sangat layak jadi pilihan petani jagung yang ingin meningkatkan hasil panen,” sebutnya. 

Secara terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Fariz H Hutagalung, melalui Sekretaris Dinas, Dihubungi melalui telepon selulernya, Sekretaris Dinas, Yusfahri Perangin-angin, menyatakan, benih jagung bantuan tersebut diberikan berdasarkan permintaan dari para petani. 

“Varietas benih bantuan yang diberikan kepada poktan sesuai CPCL (Calon Penerima Calon Lokasi, red) sebelumnya,” ujarnya lantas berharap, bantuan tersebut semakin memacu semangat petani jagung di Kabupaten Karo, sehingga mampu mendukung pencapaian swasembada pangan nasional. 

Sementara, Supervisor PT Waruwu Yulia Lauru, Unedo Koko Nababan, selaku penyedia benih jagung Maxxi 2, menjelaskan, distribusi benih jagung di Kabupaten Karo pada tahun ini berlangsung selama dua tahap selama bulan September 2026. Hal ini diakibatkan jadwal keberangkatan benih jagung dari Jawa Timur mengalami hambatan teknis. 

“Tahap pertama ini kita distribusikan dulu benih jagung sebanyak 38.100 kilogram sesuai jadwal tanam petani,” urainya yang hadir di lokasi bersama sejawatnya, H Karyono. 

Ditambahkan, para poktan dari sembilan desa di Kecamatan Lau Baleng yang mendapatkan bantuan, masing-masing, Martelu (4.380 kg), Tanjung Gunung (1.125 kg), Lingga Muda (2.295 kg), Mbal-mbal Petarum (4.890 kg), Perbulan (6.810 kg), Buluh Pancur (1.635 kg), Batu Rongkam (945 kg), Lau Peradep (1.170 kg), dan Lau Baleng (6.390 kg). 

Di Mardinding, kata pria yang kerap disapa Koko ini, ada sembilan desa, yakni Tanjung Pamah (3.555 kg), Rimo Bunga (1.095 kg), Bandar Purba (4.665 kg), Lau Kesumpat (5.145 kg), Lau Pengulu (2.775 kg), Lau Pakam (6.525 kg), Lau Garut (4.485 kg), Bukit Makmur (1.800 kg), Mardinding (1.050 kg), dengan total 31.095 kg. 

“Kita perkirakan, tahap kedua sudah didistribusikan di akhir September ini,” tandasnya. Fey
Komentar

Berita Terkini